Memilih Format Curriculum Vitae


Format curriculum vitae merupakan bentuk atau cara untuk menyajikan informasi mengenai pengalaman kerja. Anda perlu mengenal format-format curriculum vitae agar mengerti format yang cocok untuk Anda. Ibarat pakaian, Anda harus memilih ukuran yang pas supaya tidak kedodoran atau kesempitan. Curriculum vitae juga mengenal "ukuran" atau biasa disebut dengan "format". Jika ukuran pakaian adalah S, M, L maka dalam curriculum vitae ada:
  1. Format Curriculum Vitae Fungsional 
  2. Format Curriculum Vitae Kronologis 
  3. Format Curriculum Vitae Performa/Kombinasi
Selain itu, ada pula Format Curriculum Vitae Alternatif yang biasanya digunakan oleh mereka yang bergelut di bidang seni. Format Curriculum Vitae Alternatif umumnya menggunakan ilustrasi atau foto dengan tata letak yang tidak standar untuk menunjukkan kreativitas pelamar

Masing-masing format memiliki kelebihan dan kekurangan. Pilihan format curriculum vitae yang akan digunakan sangat tergantung pada "ukuran" pengalaman kerja, prestasi dan tujuan karir. Berikut ini akan dibahas mengenai Format Curriculum Vitae Fungsional, Kronologis dan Performa atau Kombinasi.


Curriculum Vitae Fungsional
Curriculum Vitae Fungsional menekankan pada fungsi, kemampuan atau prestasi yang dimiliki seseorang sepanjang masa karirnya. Penulisan riwayat kerja yang mencantumkan posisi atau jabatan, nama perusahaan dan masa kerja tidak diutamakan, bahkan seringkali dihilangkan. Sebagai gantinya, penulisannya menggunakan fungsi atau prestasi, kemudian diberi uraian mengenai tugas atau pekerjaan yang telah dilakukan.

Contoh Curriculum Vitae Fungsional



Format Curriculum Vitae Fungsional ini cocok bagi mereka yang memiliki keahlian namun judul posisi kurang mengesankan. Selain itu curriculum vitae ini layak digunakan bagi mereka yang tidak memiliki masa kerja yang panjang di sebuah perusahaan karena sering berpindah tempat kerja, atau banyak jeda antar masa kerja yang mungkin disebabkan karena menganggur, terkena PHK, wirausaha, sakit, melahirkan, membesarkan anak dan lain-lain. Penggunaan Curriculum Vitae Fungsional memungkinkan seseorang untuk menonjolkan kemampuan kerja di masa lalu tanpa menyoroti masa kerja. Curriculum Vitae Fungsional juga cocok bagi mereka yang ingin mengubah arah karir, serta bagi mereka yang memiliki pengalaman kerja yang bersifat sukarela atau tanpa bayaran.

Kekurangan dari format ini yaitu bila perusahaan terdahulu memiliki reputasi baik, maka hal itu tidak lekas terlihat di dalam curriculum vitae. Untuk mengatasinya, informasi tersebut bisa diutarakan di dalam surat lamaran kerja. Sebenarnya kekurangan yang ada pada Curriculum Vitae Fungsional ini tidak terlalu berarti. Pada kenyataannya format ini cocok untuk digunakan bagi sebagian besar pelamar kerja.


Curriculum Vitae Kronologis
Curriculum Vitae Kronologis menekankan pada urutan masa bekerja. Penulisan riwayat kerja menggunakan susunan kronologi terbalik, yakni diawali dengan pekerjaan yang paling terakhir, kemudian mundur ke pengalaman kerja sebelumnya. Judul posisi, nama perusahaan dan tahun bekerja dicantumkan di atas. Kemudian di bawahnya, diberi uraian tentang tugas-tugas yang dijalankan di perusahaan tersebut.

Contoh Curriculum Vitae Kronologis



Format curriculum vitae ini banyak digunakan karena memuat informasi yang dikehendaki pihak pemberi kerja, yakni tentang masa kerja. Selain itu, format ini lebih dikenal orang karena pembuatannya yang mudah dan tidak terlalu membutuhkan strategi dan kreativitas sebagaimana format lainnya.

Karena di dalam Curriculum Vitae Kronologis dicantumkan tahun bekerja, hal ini bisa menonjolkan pengalaman dan masa bekerja di sebuah sektor pekerjaan. Hasilnya dapat menciptakan citra positif jika menunjukkan adanya peningkatan dari satu posisi ke posisi lainnya. Sebaliknya, hal ini bisa merugikan, terutama bagi mereka yang memiliki banyak jeda antar masa kerja yang mungkin disebabkan karena mengganggur, PHK, wirausaha, sakit, melahirkan, membesarkan anak, dan lain-lain. Sebab dalam beberapa detik saja staf HRD langsung bisa mendeteksi masa kerja yang pendek dalam curriculum vitae. 

Format Curriculum Vitae Kronologis juga kurang menguntungkan bagi mereka yang tidak memiliki banyak prestasi atau prestasi yang diraih tidak berhubungan dengan bidang pekerjaan yang ingin dituju, serta bagi mereka yang mempunyai judul posisi yang sama terus-menerus meski sudah pindah ke berbagai perusahaan. Hal ini memberi kesan tidak adanya peningkatan kapasitas atau pengalaman kerjanya yang sangat sempit dan terbatas.


Curriculum Vitae Performa/Kombinasi
Curriculum Vitae Performa atau Kombinasi merupakan perpaduan dari format Kronologis dan Fungsional. Penulisan riwayat kerja [posisi, nama perusahaan dan tahun bekerja] ditulis menggunakan susunan kronologi terbalik, yakni diawali dengan pekerjaan yang paling terakhir, kemudian mundur ke pekerjaan sebelumnya. Selanjutnya uraian tugas yang telah dilakukan disusun secara fungsional berdasarkan kelompok fungsi/keahlian. 

Contoh Curriculum Vitae Performa/Kombinasi


Sama halnya dengan Curriculum Vitae Kronologis, penggunaan Curriculum Vitae Performa sebaiknya digunakan oleh mereka yang memiliki masa kerja yang panjang atau tidak banyak jeda/waktu kosong antar masa kerja. Jika dibandingkan dengan Curriculum Vitae Kronologis, format Curriculum Vitae Performa lebih efektif untuk menampilkan bidang-bidang keahlian atau fungsi yang pernah dilakukan. Oleh karena itu, Curriculum Vitae Performa lebih cocok digunakan oleh mereka yang memiliki banyak keahlian serta prestasi. Hal tersebut akan segera terlihat dengan adanya uraian tugas atau pekerjaan yang dikelompokkan berdasarkan keahlian atau fungsi.

No comments:

Post a Comment